Catatan dari Seminar Manager d’BCN 2014 ini saya kutip dari catatan Facebook sahabat sekaligus downline saya Rahma Nurjana. Catatan Rahma Nurjana (panggilan akrab saya “Ira”) selalu menarik untuk dibaca. Ira pernah bekerja sebagai jurnalis, sehingga saya harus banyak belajar dari Ira kalau soal menulis dan untungnya Ira mengizinkan saya untuk mengutip catatan-catatan Facebooknya untuk saya muat disini. Terima kasih Ira… love you… muaah….

Oke, catatan Ira yang saya kutip kali ini adalah mengenai pengalamannya mengikuti Seminar Manager d’BCN pada tanggal 7 Juni 2014 dan kebetulan saya juga ikut menghadirinya.

“Tulisan ini saya buat saat hujan badai yang menakutkan dan listriknya mati. Daripada mati gaya, mending nulis-nulis. Tapi ya itu tadi, nulis cerita agak sedikit lucu dan seru pada saat badai ternyata susah juga. Walaahhh…saya mulai darimana ya?

Baiklah saya runut aja ya. Saya mau menceritakan serunya Seminar Manager I d’BCN tanggal 7 Juni 2014 di Hotel Royal Kuningan Jakarta. Paling berkesan itu adalah soal panitia acara. Kebayang gak siih, yang bikin acara itu adalah qual diamond n up d’BCN yang bonusnya itu di atas Rp25 juta. Mereka itu mengerjakan sendiri, sekitar 35 orang bekerjasama untuk sebuah acara yang pesertanya adalah member Oriflame yang baru berbonus satu juta-an ke atas. Mereka melayani kami-kami yang bonusnya masih level bawah. Masih bermimpi untuk BISA seperti mereka.

Seminar Manager d'BCN - Ini para Diamond pada saat masih pagii.

Seminar Manager d’BCN – Ini para Diamond pada saat masih pagii.

 Semuanya diatur sedemikian rupa, sehingga kami nyaman mengikuti acaranya tanpa KOMPLAIN. Layaknya panitia, mereka juga bekerja keras, gak tidur dan mengalah untuk yang peserta. Kami duduk di kursi mendengarkan materi seminar, mereka duduk melantai di bawah. Hohohohoho….. juga ada mba Nadia Meutia dan mba Dini Shanti yang bonusnya Rp100 juta lebih. Ada mba Astriani yang bonusnya Rp70 juta. Mba Vonita Bermana Rp60 juta, Mba Yulia Rani Rp50 juta. Mba Nurina Miriam, Hana Hanifah Rela. Pokoknya banyaaak deh.

 Yang punya gaji sebanyak itu sebulan, kalo bikin acara pasti tinggal perintah-perintah aja ya. Semuanya tinggal beres. Itu logika saya. Tapi tidak di d’BCN, kerjanya memang bener-bener luar biasa, Semuanya dikerjakan sendiri. Udah gitu, meeski tidur hanya dua jam untuk mempersiapkan acaranya, mereka ternyata teteeeup murah senyum. Mau aja ditarik untuk futu-futu.

Seminar Manager d'BCN - Udah mulai sore-an.

Seminar Manager d’BCN – Udah mulai sore-an.

Eh, ngomong-ngomong soal futu-futu, juga ada cerita serunya. Jadi ya, di jaringan Sri Ida Oktivira itu, yang lolos mengikuti seminar gratis ada lima orang. Aku, mba rachmaini, mamah renie, mba Rahma Diyanti, mba Novitri Yeni. Ida adalah peserta berbayar, udah Saphire siiih….bayar dooong. Semuanya pada narsis, dan memang wajib narsis. Di sini narsis itu halal banget. Menyenangkan dan menguntungkan. Dan no 1 paling narsis itu adalah Mamah Renie. Gilaaa bangeet….Mamah Renie ngefans banget sama Mas Farlan, adiknya mba Vonita Bermana, Mas Farlan itu ganteng luar biasa, putih, tinggi, bersih dan artesss pula.

Seminar Manager d'BCN -  Mamah Renie dan Farlansyah

Seminar Manager d’BCN – Mamah Renie dan Farlansyah

Gak tau juga kapan mamah renie kepincut brondong ganteng itu. Yang jelas saat ngantuk udah bener2 mampir dan nyaris tidur, gak sengaja liat ke Farlan. Spontan Mamah Renie terpukau dan minta mas Farlannya difotoin. Kebetulan aku, mba rachma dan Ida duduk dekat farlan, hanya dipisahkan satu orang. Waduuuh….ngantuknya langsung hilang.

Setelah itu, saat dinner ketemu lagi sama Farlan. Ya ampuun….Farlannya diajak foto-foto. Udah gitu, bukan satu jepret aja, tapi berkali-kali. Gak bagus hasil fotonya, diajak selfie. Farlan dengan makanan masih ditangan, tetap mau aja melayani. Apa panggilan sayang mamah renie? Mas brooo bo’….. Serunya masih berlanjut saat sarapan. Ketemu lagi di lobi hotel. Awalnya foto-foto sama mba nurina, eh ternyata Farlannya lewat. Langsung ditarik sama mamah renie. Mba Nurinanya dicuekin….qiqiqiqiqiq…. Serunya gak hanya difoto-foto aja, tapiii juga berlanjut ke bbm. Udah curhat-curhatan juga. Hahahahahah……Dan Ida pun hanya berujar, ‘inget suami oiii…” hehehehehe…dan hanya ida yang gak foto-foto sama Farlan. Hanya melihat kami-kami yang kebawa GILAnya Mamah renie.

Seru lainnya, di jaringan Ida ada tiga Rahma yang ikut. Aku, donlenku mba Rachma dan mba Rahma Diyanti dari Pekanbaru. Kalo udah cerita, Ida jadi binguuung sendiri. Rahma semuaaa….hahahahah.

Seminar Manager d'BCN - Tiga Rahma

Seminar Manager d’BCN – Tiga Rahma

Seru lainnya itu adalah, pada saat mengunjungi kamar Mamah Reni dan Uni Novitri Yeni. Itu mini barnya penuuuhhh dengan makanan. Tong sampahnya udah lubeeerrr berisi bungkus sisa makanan. Dan gak heran, ini yang punya kamar jadi subuuur. Kalo foto-foto mintanya ada yang nutupin di depan. Aku jadi sasaran. Depan mulu kalo foto bareng-bareng. Jerawat mengalahkan ukuran badan. Jerawat bisa hilang sendiri kalo kameranya bagus, tapi kalo gedeee….susah dibikin langsing. Nah lho….

Seminar Manager d'BCN - Posisi foto menentukan ukuran tubuh. qiqiqiqiqi

Seminar Manager d’BCN – Posisi foto menentukan ukuran tubuh. qiqiqiqiqi

Yang rempong sama barang bawaan adalah mba Rachma. Ketemu yang ini, yang lainnya lupa naruh di mana. Bongkaaar lagi. Qiqiqiqiqiqi…. Sampai-sampai BBnya lupa tertinggal di kamar Mamah Renie. Tapiii…yang paling keren dandanannya ya mba Rachma. Padahal, dulu saat pertama kali ketemu di Jakarta, mba Rachma enggak dandan lho. Kalo kemarin full make up. Cantiiikkkk bangeet. Oh iya…Ida yang dulunya mukanya agak kusam, kemarin itu woooww, ceraah banget kayak muka bayi. Rahasianya, essential untuk kulit berminyak. Sapphire pembersih wajahnya murah-meriah. Hehehehehe…dandannya juga sederhana. Lipstik kurang warna, bedak poles dikit, eye shadow warna netral, mascara (pake apa enggak ya?). Udaaaah…segitu aja.

Meskipun penampilan memukau, tapiii gak ada yang tau kami bertiga gak mandi saat gala dinner. Hahahahahaha….waktunya udah mepet banget. Hanya setengah jam saja untuk istirahat, sholat dan kembali lagi ke ruangan seminar. Padahal, ini punggung minta dilurusin dulu, mataku udah berat banget minta diistirahatkan bentaar. Jadilah kami enggak mandi.. Ganti baju, dandan dan semprot parfum. Udaaaah…..hahahahahah. Parahnya, kami yang gak mandi ini di akhir acara berpelukan erat sambil meweeek. Qiqiqiqiqi…. Dan mba Rachma gak mandi sampe tidur. Aku siiih sempetin mandi sebelom tiduuur. Alasan mba Rachma, kita kan gak satu bed uni….

Seminar Manager d'BCN - Kalo dandan kayak gini pada gak tau kan kalo kami belom mandi. hehehehehe...

Seminar Manager d’BCN – Kalo dandan kayak gini pada gak tau kan kalo kami belom mandi. hehehehehe…

Mudah-mudahan….kita dipertemukan kembali untuk mengukir cerita indah bersama. Dalam sebuah acara Seminar Director di Bandung tahun 2015. Seru-seruan, narsis-narsisan dan ngakak bareng. Mamah Renie, ini beneran…”Gak ada lo, Gak Rame”

Seminar Manager d'BCN - Tempat seru-seruan selanjutnya

Seminar Manager d’BCN – Tempat seru-seruan selanjutnya

 Mau seru-seruan keren dan gratis kayak kami? Ayoo join bisnisku. Ibu rumah tangga punya acara seminar, itu luar biasa. Ayo join bisnisku. Inbox aku yaaa..”

Seruuuu kaaan? Begitulah kami menjalankan bisnis Oriflame, tidak melulu soal uang, tapi juga having fun dan Seminar Manager d’BCN itu cuma ada di grup d’BC Network yaa…. Jika Anda tertarik menjalankan bisnis Oriflame secara online seperti kami, silahkan isi form di bagian bawah atau samping halaman ini…

Sri Ida Oktivira

Seorang Ibu Rumah Tangga yang menjalankan bisnis Oriflame secara online dari rumah saja. Alhamdulillaah... bisa untuk membantu membahagiakan orang-orang yang saya cintai.